BOGOR, 16 Oktober 2026 — Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melakukan kunjungan kerja ke Kebun Raya Bogor pada Jumat (16/10) untuk studi banding pengembangan ekonomi pariwisata berkelanjutan, dimana Mitra Natura Raya menjadi percontohan untuk strategi pengembangan termasuk penguatan destinasi wisata berbasis konservasi, sejarah, dan budaya.
Kunjungan tersebut diterima oleh Marga Anggrianto, Direktur Perseroan serta Zaenal Arifin, General Manager Corporate Communication Mitra Natura Raya, bersama dengan Direktorat Penguatan dan Kemitraan Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN.
Dalam pertemuan tersebut, delegasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama dengan Mitra Natura Raya dan Badan Riset dan Inovasi Nasional berdiskusi mengenai skema kerjasama kemitraan yang terjadi di Kebun Raya Bogor, seperti diketahui skema Public- Private-Partnership yang dilakukan di dalam Kebun Raya oleh Mitra Natura Raya masih sejalan dengan 5 fungsi Kebun Raya sesuai Perpres nomor 83 tahun 2023 dimana Mitra Natura Raya mengoptimalkan fungsi Edukasi dan Wisata dengan pendekatan business tourism, dimana menghasilkan gerak roda perekonomian yang positif, hal inilah yang kemudian menarik perhatian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.
Selain diskusi mengenai peluang dan tantangan pengembangan kawasan, rombongan juga melakukan peninjauan lapangan untuk melihat secara langsung potensi destinasi, fasilitas pendukung, serta aktivitas wisata di Kebun Raya Bogor.
Bagi Mitra Natura Raya, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat representasi dan kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan dalam mengembangkan Kebun Raya sebagai destinasi yang mengintegrasikan fungsi konservasi, edukasi, dan rekreasi. Melalui sinergi antar pemangku kepentingan, Kebun Raya diharapkan dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, mendukung perekonomian daerah, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.